Halo Sahabat Baik, perkenalkan nama saya Hani Suneti (40). Saya hanyalah seorang ibu rumah tangga, sedangkan suami saya bernama Rodin (45) saat ini bekerja sebagai pedagang maklor, dimana kerjaann serta pendapatan yang diterimanya tidak pasti dan hanya mengandalkan orderan.
Kami dikarunia seorang anak bernama Wendy Satrio yang saat ini berusia 12 tahun dan sedang menderita penyakit Beta Thalassemia sejak lahir serta menjalani pengobatan di RSUD Indramayu.

Pada awal mulanya, keadaan Wendy ketika dilahirkan dengan kondisi anak pada umumnya. Hanya saja saat berumur dua tahun setengah Wendy mengalami kondisi badan yang kurang enak seperti kelelahan, pusing dan kulitnya menjadi pucat. Dengan kondisi seperti itu, awalnya orang tuanya hanya membawa Wendy berobat di puskesmas saja karena mengira anaknya itu mengalami sakit biasa. Namun karena kondisinya yang tak kunjung membaik dirujuklah ia ke RSUD Indramayu dan disanalah Wendy didiagnosa oleh dokter menderita penyakit Beta Thalassemia. Bagi sahabat yang belum mengetahui apa itu Beta Thalassemia, penyakit Beta Thalassemia adalah kelainan genetik yang merusak sel darah merah. Kemudian, di dalam sel darah merahnya tersebut terdapat hemoglobin yang berfungsi menyangkut oksigen. Selain itu, Wendy sendiri mengalami Beta Thalassemia yaitu kerusakan pada rantai beta dalam hemoglobinnya. Akibatnya Wendy jadi mengalami gejala-gejala yang menyerupai seperti anemia.
Lebih lanjut setelah didiagnosa terkena penyakit Beta Thalassemia, Wendy tiap bulannya rutin untuk menjalani tranfusi darah sesuai anjuran dari dokter sampai usia Wendy 8 tahun. Meskipun Wendy rutin melakukan tranfusi darah dan berobat ke dokter, Wendy masih bisa menjalani aktivitas sehari-harinya seperti sekolah dan juga bermain. Namun kegiatan yang dia lakukan harus dibatasi mengingat anak yang menderita beta thalassemia akan cepat mengalami kelelahan. Dikarenakan rasa capek dan kelelahan yang sering dialami, Wendy pun berhenti sekolah sejak kelas 3 SD sampai dengan sekarang dan fokus ke pengobatannya. Namun sayangnya, pengobatan Wendy pun juga harus dihentikan dikarenakan faktor ekonomi.

Maka dari itu, Orang tua wendy berharap wendy kembali lagi menjalani pengobatan meskipun kondisinya mungkin saat ini semakin parah dan tidak hanya cukup dilakukan transfusi darah. Ayahnya yang hanya berprofesi sebagai pedangan maklor, memang tidaklah cukup untuk pengobatan sekalipun diringankan oleh BPJS namun tetap saja Wendy memerlukan biaya lainnya misalnya biaya transportasi, makanan yang bergizi ataupun obat-obatan tertentu yang tidak dicover oleh BPJS.
Untuk itu, yuk mari kita bantu wujudkan kesembuhan Wendy agar dia bisa beraktivitas kembali seperti pada saat kondisi dia sehat sedia kala. Dengan cara :
1. Klik tombol DONASI SEKARANG
2. Masukkan Nominal Donasi
3. Pilih Metode Pembayaran Melalui GoPay / ShoppePay / Mandiri / BRI / BSI
4. Lalu Tranfer Ke No Rekening Yang Tertera