berbagibahagia
Belum Disertai dokumen medis |
Sisa Waktu : 0 Hari |
Terkumpul Rp. 0 |
Target Rp. 35.000.000 |
|
Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser |
Campaign ini mencurigakan? Laporkan
Ibu Euis yang saat ini berusia 41 tahun merupakan seorang ibu yang pekerja keras yang menghidupi keluarganya dengan berjualan keripik, buruh cuci dan bekerja di bengkel motor orang lain.
Saat suami Bu Euis masih hidup, keluarga Bu Euis hidup dalam berkecukupan dengan usaha keripik bayamnya yang semakin maju. Namun nahas, Ibu Euis mendapat cobaan dari Allah SWT, cobaan itu datang ketika sang suami tercinta harus di panggil terlebih dahulu untuk menghadap kepada Sang Pencipta karena penyakit jantung yang dialaminya.

Sejak saat kejadian itu, akhirnya bu Euis mau gamau harus terus berjuang sendiri untuk menghidupi kehidupannya dan juga kedua anaknya. Saat ini keluarga bu Euis tinggal di kontrakan yang sempit dengan berukuran tidak lebih dari 3x4 meter.
Dulu ketika bu Euis saat masih mempunyai modal bu Euis selalu menjual keripik bayamnya ke warung-warung, namun saat ini bu Euis hanya membuat keripik bayam karena pesanan saja. Sehari-harinya bu Euis hanya buruh cuci, bengkel, dan pijat, itu juga apabila ada yang memanggil untuk jasa bu Euis.

Apabila kalau tidak ada sama sekali yang memanggil bu Euis, bu Euis tidak memiliki uang sama sekali. Pernah disuatu kondisi tidak memiliki beras ataupun uang sama sekali untuk makan, beliau dan juga anaknya terpaksa harus puasa selama 2 hari lamanya dan untuk mengisi perutnya yang kelaparan beliau dan juga anaknya hanya meminum air putih.
Tak jarang dengan kondisi bu euis yang seperti itu, beliau dengan terpaksa harus berjalan ke tempat nya bekerja sebagai buruh bengkel tambal ban karena tidak mempunyai uang sama sekali.
Pada suatu hari saat bu euis sedang bekerja menambal ban, beliau merasakan nyeri di dada selama beberapa hari, tetapi beliau tidak memeriksa ke dokter karena tidak adanya dana untuk berobat.

Sampai keadaanya makin memburuk, akhirnya beliau memutuskan untuk berobat ke dokter dan setelah beliau diperiksa oleh dokter ternyata beliau di diagnosa mengidap penyakit jantung akibat beliau kelelahan karena bekerja terlalu keras dan tekanan mental untuk menghidupi kedua anaknya.
Namun bu Euis memutuskan tidak melanjutkan pengobatannya, karena beliau mengalami terbatasnya dana untuk berobat. beliau berkata daripada untu berobat lebih baik uang nya dibelikan makanan untuk dimakan bersama anaknya.
Kini, Bu Euis berharap bisa hidup lebih lama lagi dengan bisa kembali menjalani pengobatan penyakit jantung yang lagi beliau alami serta beliau juga berharap mendapatkan bantuan modal usahanya untuk melanjutkan usahanya yang dulu sempat terhenti.
Sahabat baik, Bu Euis berharap ada pertolongan dari para sahabat baik semua untuk bisa sembuh dari penyakit jantung yang lagi beliau alami serta mendapatkan bantuan modal agar beliau bisa kembali mencari nafkah demi memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan juga kedua anaknya.
Yuk salurkan doa dan bantuan terbaikmu dengan cara:
1. Klik tombol DONASI SEKARANG
2. Masukkan nominal donasi
3. Pilih metode pembayaran OVO, GO-PAY, LinkAja, Shopeepay, atau transfer Bank (transfer bank Mandiri, BRI atau BSI) dan transfer ke no. rekening yang tertera.